Setelah sambutan hangatnya aku langsung diajak menuju kamarnya. Tapi karena suasana yang tercipta sudah kunikmati akhirnya aku menyetujuinya. Nobokep Tadinya aku akan meminjam uang dari saudaraku untuk menutupi hutang Ngatino pada orang tersebut, tapi ditengah jalan aku mempunyai pikiran lain. “Hmm.. Kamar yang cukup mewah bagiku. Ditambah lagi mungkin dengan wawasan yang cukup luas sehingga dia sepertinya tidak pernah kehabisan bahan pembicaraan layaknya penyiar radio yang selalu ngoceh sepanjang jam siaran. Wangi bunga telah memenuhi seisi kamarnya.Ketika aku masih terpesona dengan kamarnya yang mewah tiba-tiba dia memelukku dari belakang.




















