Devi berharap diantara suku asmat tersebut ada yg cukup mengerti untuk melaporkannya ke pihak berwajib.Hari ketiga , Devi mulai tak nyaman dengan tempat berlindungnya. Bokep satpam itu terdiam sejenak lalu berkata,” di dalam ada telepon, pakai saja, biar saya jaga disini kalu kalau mereka datang..”Devi segera menuju ke dalam mencari telepon, ruangan pondokan itu kelihatnnya kurang terawat dan agak bau apek. Puing pesawat measih terlihat dari kejauhan, Devi menatap nanar , ia tak tahu harus berapa lama lagi berjalan. Devi hanya terdiam malu, ia merasa sangat terhina sekali, namun di sisi lain ia mulai menikmati semua ini.Devi merasa dikhianati oleh tubuhnya sendiri , ketika tubuhnya kelihatan menerima berbagai rangsangan tersebut, pikirannya tetap berkata tidak dan terus melawan.




















