Bu jangan berisik ini Denny, “ ucap sosok yang berbisik pelan di belakang telingaku.Aku tersentak lebih kaget lagi, segala macam rasa bercampur, marah, takut, gugup dan juga khawatir aku rasakan, bercampur membuatku binggung dan sensor motorikku seolah ikut bingung sehingga aku hanya terdiam saja dalam pelukan pria yang mengaku sebagai Denny pacar Ivana.Pikiranku masih kalut, detak jantungku berdetak begitu cepatnya rasa-rasanya aku begitu lemas dalam pelukan pria yang begitu erat mendekapku ini..“Ibu ngapain? Pak.. Nobokep Jangannnnn…” ucapku dengan suara yang serak-serak akibat menahan cairan di tenggorokan yang kering.Denny tak menggubris ucapanku bahkan setelah ia berhasil meloloskan payudara kiriku kini ia juga sudah berhasil meloloskan yang kanan dan memainkan serta memlintir kedua puting payudaraku.Berada di posisi ini nampaknya, ledakan bom waktu sudah berada pada detik terakhir.




















