Mbak Ratih tak memberikan respon, malahan posisinya sedikit ditarik ke belakang.“ya sudah, kalo gitu memang lebih baik usaha ini ditutup saja” kataku kecewa. Bokep Mbak Ratih tak menjawabnya, ia mengangkat kepalanya sebentar menatapku kemudian tertunduk kembali.“Kog ga dijawab mbak?” tanyaku. Disaat sebayaku sedang merintis karir dari bawah, aku sudah punya asisten pribadi yang mengelola beberapa bidang usaha yang kumiliki.Namanya mbak Ratih. Kedua telapak tangannya bersandar pada perutku seiring gerakan “upside down” yang dilakukannya.Mungkin karena posisi itu cukup menguras energi, ia pun berebahkan dirinya di atas tubuhku. Menjilati batang kontolku dan kemudian memasukan ke dalam mulutnya. Gaji suaminya dari instansi ditambah upah sebagai penjaga losmen pun tak seberapa jika dibandingkan dengan gaji mbak Ratih disini.




















