Siang itu Fenty dan Papanya dengan liar bersetubuh bermandi peluh dan desahan serta jeritan kenikmatan. Nobokep Setelah beberapa lama, tubuh Papanya bergetar lalu… Crott! Fenty bersikap cuek saja awalnya.Tapi rasa penasaran dihatinya membuat Fenty ingin mengintip mereka. Sebetulnya Fenty sudah mengerti apa yang sedang terjadi di kamar orang tuanya. Disentuhkan kontolnya ke memek ke belahan memek Fenty. Fenty mengangguk.“Sekarang tidurlah,” kata Papanya sambil mencium bibir Fenty mesra.Besok harinya sesuai dengan rencana, Fenty dijemput di kampus.“Mau makan siang dimana?” tanya Papanya.“Tidak usah makan siang, Pa…” kata Fenty manja.“Langsung saja…” kata Fenty tersenyum. Papa Fenty pada awalnya kaget atas tindakan putrinya ini, tapi lama kelamaan sentuhan hangat bibir Fenty bisa menghangatkan perasaan dan gairahnya.




















