Dan tentu, ketika pulang benak ini penuh dengan jumput-jumput harapan untuk menemukan baiti jannati di rumahku. Nobokep Kalau yang lain memakai baju berbunga cerah indah, ia hanya memakai baju warna gelap yang sudah lusuh pula warnanya. Tes! Jangankan untuk kerja, jalan saja susah. “Alhamdulillah, jazakallahu…,” ucapnya dengan suara mendalam dan penuh ketulusan.Ah, Maryamku, lagi-lagi hatiku terenyuh melihat polahmu. Sesampainya di rumah, kepalaku malah mumet tujuh keliling. Ditambah lagi aroma bau busuknya yang menyengat, karena berhari-hari direndam dengan deterjen tapi tak juga dicuci. Apalagi ditambah berdesak-desakan dalam dengan suasana panas menyengat. Namun, belum juga kutemukan Maryamku. Berangkat sendiri saja ya?” ucapku. Namun apa yang terjadi? Isteri shalihah itu tidak cengeng,” bujukku hati-hati setelah melihat air matanya menganak sungai.“Gimana nggak nangis!




















