gapapalah masih banyak hotel di sini.Dalam perjalanan mencari hotel yang lain, aku dan rina menertawakan kami sendiri. “ighhhhh………..”iya tersenyum geli. Nobokep Alasannya, biar aku gak macam-macam. “kalau gitu, biar aku mandi dulu” maya melempar tasnya begitu saja. “mas……oghh….aghh…….”
:”kenapa sayang?….”
“Terus…terus….ogh……oghh……agh…….aghh……..”
“memek kamu enak sekali, maya…..”
“oghh………..ma…sssssaa…..mas…oghh…..”maya semaikn panas melayaniku bergelinjang kekiri dan kanan.. Ketika pintu kamar ku buka, aku melihat maya dengan tas di pundaknya, celinguk ke kiri dan kanan tidak ada siapapun di sampingnya “mana mba?”
Maya tidak menjawab, dia masuk ke kamarku, ada sedikit dongkol dalam hati, birahiku seakan takan tersalurkan. “mohon maaf bu, bisa lihat ktp ibu juga” pinta reeptionis pria kepada rina
Rina tidak keberatan, meskipun pengalaman ku chek in di hotel hanya ktp seorang saja yang di di catat.




















