Tanganku menyusup ke balik CD-nya. Nobokep Kondisi jalan yang penuh tikungan dan tanjakan sementara konsentrasi tak penuh.Hari mulai gelap, aku belum menemukan solusi masalahku, di mana aku akan menggumuli Sari? Makan “jagung”-mu.Kuperiksa keadaan sekeliling mobil. “Iya”, jawabku. Kantorku di lantai 3, di lantai 1 gedung ini terdapat sebuah toko milik koperasi pegawai BUMN ini yang menyediakan kebutuhan sehari-hari, mirip swalayan kecil. Tawaran yang naif, sebab jawabannya begitu jelas. Celaka, noda yang di celana tak bisa hilang. Keteganganku yang tadi sempat turun oleh “gangguan” orang lewat, kini naik lagi. “Si joni udah engga tahan ya..”, goda Sari. Aku tak heran, bicaranya memang suka “nyrempet”. Sari bukannya mempercepat, malah melepas. “Mau makan jagung?”, tanyanya.




















