Aku hanya ditinggali handuk kecil hangat. Dia tersenyum ramah. Nobokep Lalu menyentuh Kejantananku dengan sisi luar jari tangannya. Kemudian menyerahkan celana pantai. Inilah kesempatan itu. Aku tidak tahan. Tapi eh.., seorang penumpang pakai kaos oblong, mati aku. Ciut. Padahal, wajah wanita setengah baya yang di lehernya ada keringat sudah terbayang. Dia sudah membereskan peralatan pijat. Ya nggak apa-apa, ” katanya menjawab telepon. “ Besar ya..? Ah an, aku dipermainkan seperti anak bayi. Tapi dia masih berjongkok di bawahku. Ah, kini dia malah berlutut seperti menunggu satu kata saja dariku. Mendadak jari tanganku dingin semua. Dulu aku paling anti masuk salon. Aku hanya ditinggali handuk kecil hangat. Namun, tiba-tiba keberandianku hilang. “ Ya. “ Jangan di sini Sayang..! Benarkan kesempatan itu lewat.




















