Jangan kapok main ya Mas, kata Erma berharap.Justru aku yang berharap boleh main kesini lagi kalau kamu nggak keberatan, kataku sambil memakai sepatu, sambil berjalan pulang kuberikan kartu namaku. Setelah perkenalan itu, kurang lebih dua bulan, kami hanya bersahabat saja, bahkan Erma menyatakan kekaguman karena aku nggak pernah bertindak tidak sopan, meski kami sering pulang sampai jam 10 malam, paling hanya berpegangan tangan saja, entahlah mungkin lamakelamaan dia mulai sayang, meski sudah kuceritakan bahwa aku sudah beristri dan punya seorang anak. Bokep Wah mau nggak mau banyaknya rangsangan selama perjalanan mulai mempengaruhi adrenalinku juga.Aku agak khawatir Erna keberatan, tapi katanya, Ya terserah Mas aja kata Erma.Dan sesampai di Ciater ternyata suasananya hujan agak deras, jam sudah menunjukkan jam delapan malam, berendam di kolam renang rasanya nggak mungkin,




















