Lepasin.. Bokep Sini” Lalu sambil meneruskan aksinya, tangan kanannya meraih senjataku yang mulai bertuah lagi, lalu mengocoknya dengan ritme yang sama dengan tusukan-tusukan pedangnya. Enak ya? Lalu dia berbalik dan mengambil handponenya di meja.“Ali, kamu masih di kost deket warung itu? Aku akan hajar kau”
“Hajar aja kalo bisa”Aku terus mencumbuinya. Atau banyak anak-anak band yang sering memakaiku sebagai additional player. Aku kegelian sambil mencari-cari senjatanya. Lagian capek, dari tadi malam.”Lalu kami saling tersenyum dan saling mencium sampai kusuruh dia mandi diikuti olehku yang juga mandi di kamar mandi sebelahnya.Setelah itu kami tidur di kamarku sampai siang dan dia kembali ke kontrakannya.




















