“I love you.. Sinar bulan tampak menyentuh kisi-kisi jendela kamar kecil itu. Bokep Rene membelokkan mobilnya dengan gerakan seminimal mungkin, berusaha tidak mengubah posisi kepala Rina yang berada di pangkuannya. Remote TV itu masih dalam genggamannya.“Kaakk..!!” Rena memegang pundak kakaknya, merayu-rayu supaya kakaknya bersedia mengatakan janjinya. panas sekali’, umpatnya dalam hati. Rena langsung berlari ke dapur, mengambil segepok uang yang terletak di atas meja makan. memaksa lidah si gadis untuk bergerak mengiringinya. Membiarkan lantunan musik kesayangannya memenuhi rongga telinganya. “Ayo..” Rene mendahului keluar “Bangsat!” Rene melayangkan tinjunya ke rahang salah seorang anak muda yang berdiri paling dekat dengannya, membuat anak muda itu terjatuh. Masa aku disuruh pakai yang begini..” Rene tertawa lagi.




















