Lalu suara derikan pintu garasi ditutup. Agak kesulitan karena anak kunci menancap dilubang itu, namun dengan lubang kecil aku masih dapat melihat kedalam.Dadaku berdegup kencang, dan lututku mendadak gemetar. Bokep Jemari tanganku digenggamnya. Bener- benar cantik. Kemudian Bra yang dikenakannya. Aku terus menggesek dan menggesek. “Takut gak abis”, katanya ! Aku merintih dan mendesah sendirian. “ssshhhh… kaka…mkasihhhh…. Ah… kak Dewi biasanya pulang jam 6.30, sekarang baru jam 2 siang…. aku merasakan keliaran dimatanya ketika menatapku yang hanya terbungkus handuk sepinggang. Tatapan matanya menyiratkan rasa marah dan malu, tapi ia berusaha menutupinya. Lalu bergegas ia keluar dari kamarku. Kupikir kurang apa kakaku ini ? Beberapa saat kemudian kudengar langkah kaki kak Dewi di tangga menuju kearah kamarku. Kalau kak Dewi melakukannya dikamarnya, pasti aku juga.




















