katanya.Kini ia tidak malumalu lagi menyelinapkan jemarinya kedalam celana dalamku. Nobokep Tidak lama wanitaitu mengetuk langitlangit mobil. Lalu ia memijat lutut. Lha wongMbak Wien menutupi wajahnya begitu. Tapi ia dingin sekali. Akudipermainkan seperti anak bayi.Selesai dipijat ia tidak meninggalkan aku. Lalu menyentuh Junior dengan sisi luar jaritangannya. Pasti terburuburu. Dingin.Aku kegelian menikmati tangannya yang menari di ataskulit punggung. Baru saja aku memasang ikatpinggang, Wien menghampiriku sambil berkata,Telepon aku ya..!Ia menyerahkan nomor telepon di atas kertas putih yangdisobek sekenanya. Keringatnyameleleh seperti yang kulihat sekarang. Dadaku tibatiba berdegupdegup.Bang, Bang kiri Bang..!Semua penumpang menoleh ke arahku.




















