Ia menghirup rokoknya dalam-dalam. Dekorasi ruangan tamunya bertema oriental, beberapa buah patung menghiasi berbagai sudut. Bokep Pelan.. Bangkit!! Mereka berlari kecil ke pintu. Ia sadar, wanita itu cukup konsisten memegang prinsipnya. Ia tidak tahu apakah Arline akan menyewa ‘jasa’ nya lagi kelak atau mungkinkah mereka bisa bertemu lagi kelak. “Hehe…sopir taksi kaya saya umur waktu itu udah kepala tiga mana sempat kuliah lagi, filsafat itu kadang keluar dari pengalaman hidup kita kok Lin, kan para filsuf sama nabi juga mendapatkannya dari pengalaman hidup dan lingkungan mereka dulu, cuma mereka lebih pandai merenungkan dan mengutarakan pada orang banyak”
“Tuh…kan berfilsafat lagi…hihihi….!” mereka saling tertawa lepas, lega setelah beban di hati masing-masing akhirnya terangkat. Hamzah memang pria yang tulus, namun pengetahuannya tentang wanita terbilang minim. Ia menghirup rokoknya dalam-dalam.




















