Mataku menembus jauh memandangi langit-langit kamar dan air mataku terus keluar membasahi pipiku. Nobokep Sambil terus kugenjot kontolku di memeknya, kukatakan padanya bahwa Dian juga telah acap kali saya tiduri, tetapi saya betul-betul mencintai, menyayangi malah berharap menika-hinya. Dengan sikap tenangnya akupun menjadi hening pula dan kapabel memecahkan situasi. Kesudahannya saya ideku pada mama Dian. Aku itu tidak kubiarkan melewati seperti itu saja, lantas saya sambar pinggangnya dan kucium gilas mulutnya. Ia kubalik badanya, dan kutindih serta kugenjot memeknya kencang dan keras.., kelihatan mata Gracia mendelik, membalik ke atas.., mulutnya merintih dan mengerang.. Melihatku ia tersenyum, menonjol sebaris gigi putih yang bersih berjejer. Kukunci pintu kamar dan lantas saya angkat dan rebahkan tubuhnya di atas kasur. Tubuhku berguling tengadah di samping kanan tubuhnya, mama Dian merangkul tubuh-ku




















