Tampak cairan putih alias spermaku meleleh dari vagina istriku. Segera aku bangun dan dihisapnya. Bokep “Mas jangan dikeluarin dulu, Papa berdiri deh,” kata istriku. “Jangan, Pa, kotor..” kata istriku, sambil bangun terus memegang bagian belakang kepalaku dengan kedua tangannya serta menghisap bibir bawahku, menghisap dengan sangat kuatnya dan mencari-cari lidahku. Tapi desakan “arus bawah” ini nggak tahu diri, akhirnya aku berusaha masuk ke kamar. “Oohh,” kataku sambil senyum juga. “Lho kok masalah uang lagi?” tanyaku. Dengan perlahan kulepas CD-nya, pelan-pelan. Kubersihkan dengan CD hitamnya, dan aku ke belakang untuk mencuci “rudalku”. Sudah capek dengan gerakan cepat naik-turun. “Ma, maaf yah, soalnya sudah lama nggak main jadi keluarnya cepet,” kataku. Poupss, rasanya mak.. “Tahu aja, habis nggak nyangka sih.” “Sebetulnya dia keberatan ngasih tahunya, tapi aku desak terus




















