Aku langsung saja terkejut melihat uang sebanyak itu. Nobokep Bahkan aku seharusnya semester akhir masih saja duduk di semester 3.Keluarga marah besar denganku, semua orang memaki ku. Putingku yang menonjol itu memerah membuatnya semakin gemas denganku . Ada aja alasan uang jajanlah uang kostlah uang ngerjain makalah lah. Baru dua langkah aja, terdengar ada yang membuka pintu. Setelah 15 menit ngobrol istrinya tak kunjung datang, aku merasa tidak nyaman. Aku mencoba membuka kunci itu tapi tidak bisa aku pun memaksa hingga akhirnya bisa terbuka.Jam segini orangtuaku masih kerja yang ada hanya pembantu saja. Karena pak Edi itu terus memandangiku. Dia menyarankan aku untuk menjadi seorang sales.Aku pun enggan dengan keras aku menolaknya.




















