Sesekali ada orang lain yang menyapa Bagas, sedangkan karena aku orang baru maka aku tidak mengenal seorang pun.Diselingi musik kami pun sedikit menari di tempat yang cukup sempit, terkadang Bagas mencium pipi, atau tengkukku. Bokep Sebelum aku masuk ke kamar dia memegang tanganku dan berkata, “Jesika kamu malam ini terlihat cantik sekali”. Tanganku membuka gesper dan membuka kancing celananya. Pagi ini sangat dingin, tapi aku memaksakan diri untuk membuka mataku walaupun sebenarnya ingin tinggal di tempat tidur di bawah selimut yang tebal.‘Aku harus bangun!’ hanya itu yang berada di pikiranku sekarang, sehingga akupun bangkit berdiri menuju ke kamar mandi.Keadaan memang cepat berubah, sebulan yang lalu aku masih tinggal bersama mama dan papa tiriku, sekarang aku tinggal seorang diri.




















