Sekitar pukul 11 pagi, Bondan sudah pulang dari car free day dan telah bersantai di teras rumah kontrakannya sesudah masuk rumahnya sebentar.Seperti rutinitas biasanya, ia menyalakan rokok disana dan ngopi cemilan. Bokep Darahku berdesir sebab malam ini akan menjadi malam yang panjang bagi kami. saya juga gak tahu apa Arsen bakal ngijinin, tetapi saya senang seenggaknya bisa bantu Arsen perjuangin capres yang ia bela walau dengan kehormatan kami.“Deal lah teh, saya usahain di TPS kita capresnya pak Arsen menang, entar buktinya nyusul kita bersenang senang ya teh”Sambil tersenyum manis dan cabul, Bondan menggenggam tanganku sambil bilang “Deal!”“Pak Arsen jangan dahulu dikasih tahu yah, nanti shock dia, ini inisiatif teteh aja”“Siap teh, laksanakan.”Saya pun kembali ke rumah dan melanjutkan obrolan cabul dengan Bondan lewat aplikasi wechat.




















