Sekilas aku melihat dari cermin, si Tegap menggerayangi payudara Sherly walau hanya sebentar. aku menduga ia mengucapkan kata-kata tersebut.Im her husband. Bokep Si Kumis berjalan perlahan menghampiriku lalu bergerak ke arah Sherly. Namun setelah mereka keluar dari ruangan itu dan meninggalkan kami berdua saja, aku semakin yakin. Si Kumis berjalan dengan cepat masuk ke dalam ruangan tertutup di pojok lorong tak jauh dari WC.Ruangan yang tak lebih dari 3 x 3 meter itu sangat terang dan seluruh temboknya dilapisi cermin setinggi 2 meter dari lantainya. Aku hanya melirik sekali dan mendapati wajahnya berubah menjadi lebih kejam tiga kali lipat.Sambil mengatakan sesuatu, si Kumis mendorong pentungan hitam (yang biasa dibawa oleh polisi) yang dipegangnya ke arah tangan Sherly yang menutupi buah dadanya.




















