Aku memang paling suka kalo dipuji.Oh, ya.., Nanti malam kamu datang..”, ujar Tante Amanda sebelum pergi. Bokep Dan sikapku juga terus seperti anak balita, meski umurku sudah cukup dewasa. “Iya, Tante. Namun aku tak tahu dan sama sekali tak merasakan apa-apa karena polos meskipun Lidya menekan dadanya cukup kuat ke dadaku. Aku memang tak mengerti dgn kekecewannya. Apa saja yg aku inginkan, pasti dikabulkan. menjambak rambutku, dan membenamkan Wajahku ke dadanya.Tentu saja aku jadi gelagapan karena tak bisa bernapas. Begitu dekatnya sehingga aku bisa merasakan kehangatan hembusan napasnya menerpa kulit wajahku. Lidya bersama Mamanya yg umurnya mungkin sebaya dgn Ibuku. Bahkan Mbak Indira menjanjikan macam-macam agar aku tak terus menangis. Dan sikapku juga terus seperti anak balita, meski umurku sudah cukup dewasa.




















