Kulihat Oghe begitu menikmati tugasnya sebagai bartender. Nobokep Buat mereka life style seperti ini murah bukan main. Gawat pikirku. Entah mengapa rasanya lain sekali tubuhnya malam itu. Akhirnya aku meledak. Terus terang aku tahu bahwa namanya Oghe hanya dari struk pembayaran. “Aku sekarang ada di Lobby bawah, gimana kalau kita makan siang?”
“Sorry Fell, kemaren ada trouble di server di Singapore,” Aku menghela napas, “Ok 10 menit lagi aku ada di Lobby bawah.”Senang? Kutinggalkan rumahnya menuju rumahku.Ini yang kuheran. Sejak itu aku tak tahu kabar beritanya.Entah apa yang dibicarakannya dengan teman-temannya. Suasana yang hiruk-pikuk di sana bukan merupakan gangguan pada penatnya tubuhku yang bukan main, sehabis dicabik-cabik seharian oleh monster-monster kapitalis lapar itu.Memang sebagian orang menyangka hidupku enak, mungkin bukan sebagian, hampir setiap orang yang mengenalku lebih dari











