Maaf, ya. Sekitar jam 17:45 aku pamit untuk pulang dan Pak Irfan memberi ciuman yang cukup mesra di bibirku.Ketika aku mengemudikan mobilku, terbayang bagaimana keadaan Papa dan Mama dan nama baik sekolah bila kejadian yang menurutku paling bersejarah tadi ketahuan. Bokep Wah, kalian capek ya, habis main volley.Aku menjawab, Iya nih Pak, lagi kepanasan. Ngapain di situ, Dya. Sendirian.Selanjutnya kita berdua diskusi soal bahasa Inggris sampai tiba waktu makan siang dan Pak Irfan tanya, Udah laper, Dya?.Aku jawab, Lumayan, Pak. Saya mau ke warung di ujung jalan situ.




















