“ Eugghhhhhhhhhhh… Eummmm… iya Mas…. Nobokep Begitu sedihnya aku sampai-sampai saat itu secara reflex aku menyederkan kepalaku dipundak Charli.Melihat aku yang seperti itu secara reflesk juga tiba-tiba saja mengalungkan tanganya dari belakang. Sembari terus berciuman aku-pun melakukan hal itu. “ Tolong maafkanaku Mas Joko, aku benar-benar khilaf. “ Nggak Kog Mbak saya cuma kangen aja sama Charli, kami tuh dari kuliah sampai sekarang berteman baik Mbak, bahkan kami juga sring komunikasi lewat Whatapps, hhe, ” ucapnya. “ Aduh jadi ngrepotin Nih Mbak, yaudah deh Kopi saja, terima kasih ya Mbak sebelumnya, ” ucapnya berbasa-basi.Kemudian aku-pun segera menuju dapur utnuk membuatkan kopi. Ketika sedang menonton TV tiba-tiba ada yang mengetuk pintu.“ Thok… Thok… Thok… Den..




















