Lagi-lagi sesal menyerbu hatiku. Bokep Tapi Abi kan manusia biasa. Lagi-lagi sesal menyerbu hatiku. Selama ini aku terlalu sibuk mengurus orang lain, sedang isteriku tak pernah kuurusi. Kesempatan waktu luang ini kugunakan untuk menjemput isteriku. Piring-piring kotor berpesta-pora di dapur, dan cucian, wouw! Namun, belum juga kutemukan Maryamku. Abi belum bisa sabar seperti Rasul. Ucap isteriku kalem.“Iya. Ketika tahu hal itu, senyum bahagia kembali mengembang dari bibirnya. “Wanita, memang suka yang indah-indah, sampai bentuk sepatu pun lucu-lucu,” aku membathin.Mataku tiba-tiba terantuk pandang pada sebuah sendal jepit yang diapit sepasang sepatu indah. Kesempatan waktu luang ini kugunakan untuk menjemput isteriku.










