Perusahaan di mana aku bekerja menjadi salah satu pemilik stand di pameran ini.Untuk sementara aku tinggal di sebuah hotel yang lumayan besar di hannover zentrum. Andre hanya menjerit pelan sewaktu dia tahu apa yang aku lakukan, dia menganggap aku gila, tetapi dia kemudian menikmati jilatan-jilatanku. Bokep Andre masih rajin menelponku, dan aku pun selalu menunggu telepon darinya.Tetapi aku tidak mau menaruh banyak harapanku kepada dia. Saat itu hatiku trenyuh, apalagi setelah sekian lama tidak ada orang yang memperhatikanku, akhirnya aku menyuruh dia tinggal untuk makan bersamaku di kantorku. Andre mengantar teman-temannya terlebih dahulu sebelum dia mengantarku sampai depan pintu kamar. Kali ini kami berdua makan siang berdua di sebuah restoran, di sana cukup ramai karena pengunjung dan karena musiknya.




















