Telunjukku menyeka air matanya. Bokep terus ke tengah sayang..”Aku malah menjilat bagian pusernya membuat dia uringan uringan dan makin bernafsu. Perlahan ia mulai bangkit dan mngecup bibirku.“Sorry sayang, gue duluan..”
“No problem Anne.. Aku membayangkan seandainya aku jadi sweater, heheheh..Usai makan nampaknya dia buru buru ingin masuk ke kamar. Anne berteriak teriak nikmat. “Iya nih, gue ngejar deadline 2 hari dan boss langsung nyuruh ke training ini” katanya. Aku mendekat dan berusaha membujuknya. hmm?”Seperti minta persetujuannya, perlahan aku angkat sweater dan tshirtnya. Dengan lembut kutidurkan dia. Hmm, seksi sekali anak ini, pikirku. Masih jam besar 20.15.“Lain kali aja deh, gak enak kan ntar apa kata teman teman” kataku agak nervous tapi dalam hati aku berdoa, mudah mudahan dia tidak basa basi.




















