+ a“Hahaha… Gol! Nobokep “Permisi… Permisi… Bay… Ni kak Ridwan”. Ih, kak Ridwan dan Kak Agus malam ini cakep banget, bikin lubang pantatku berdenyut-denyut aja pengen ditusuk pistol dua polisi ini. Tapi foto yang mana kak? aku bergegas mengambil laptop didalam kamar. Tapi nggak apalah yang penting aku bonekanya kak Agus yang perkasa ini. Ada apa kak?”, tanyaku. Hehehe”. + a“Gol!!!”. + a“Belum kak. + aAku tak bisa berkata apa-apa karena sebenarnya lidahku telah kaku dan sulit untuk digerakkan. Sementara tanganku mengetik sms untuk kak Satria. + a“Dek, kakak pasti pulang ntar malem. + aTak lama kemudian, kak Ridwan masuk sambil membawa sebuah kotak yang aku yakini itu adalah stik untuk bermain game. Aku hanya senyum dan sesekali menyahuti perbincangan mereka.




















