Setia Banget, Jancok!

Jembut.. “Aahh.. Nobokep ahh awas.. Gue suka baunya..”
“Kamu suka bau memekku, Say..?”
“He eh..”
“Kalo gitu, cium deh..!” katanya sambil menurunkan memeknya ke wajahku. Iya.. Aadduhh.. Dengan meraung seperti macan dia melompat dari ranjang, berusaha menerkamku. hh enak.. Sambil terus menjilat dia berusaha membuka celanaku dari belakang. Kebetulan suaminya lagi tugas 2 minggu ke Frankfurt, jadi dia jalan-jalan sendirian. Sambil berusaha senormal mungkin, aku mengikuti dia dari belakang. Aku langsung ke sana, dan ketika mau menutup pintu, Mbak Lina tiba-tiba memegang Handle pintu luar kamar mandi sambil berkata dengan genit,
“Jangan lama-lama ya..!” Terus ditutup deh pintunya sama dia.

Setia Banget, Jancok!