Setiap kupikirkan Surabaya kota tujuanku, aku selalu ingat pesan Norma, waria langgananku. Dia sangat dikenal baik dan pemurah. Nobokep Aku sudah cukup terampil, karena pada setiap kesempatan, aku selalu merias diri di kamarku. Tetapi toh aku harus tetap bersikap ramah, tidak pilih-pilih. Dorongan libidoku yang membuatku ingin mengenakan rok dengan sepatu tingginya dan kemudian dikerumuni dan dibelai oleh banyak lelaki itu membuat birahiku terbakar, sepanjang 14 jam perjalanan KA BIMA Jakarta-Surabaya ini. ‘Boleh ya koh..??’, pintaku seakan aku mengemis..Terus terang sesungguhnya ini terlalu prematur bagiku, pada kesempatan pertamaku memasuki kawasan waria di Jalan Irian Barat ini, sebenarnya aku masih hanya ingin sekedar merasakan udara Jalan Irian Barat itu dengan pakaian wariaku, dimana baru kali ini aku berani mengeskpresikan diri secara ‘full waria’, dengan nama wariaku sebagai Lisa




















