Pikiranku kacau, suasana berubah seketika.Saat di rumah sakit, Sava langsung dilarikan ke ruang UGD, aku menunggu dengan perasaan gusar di depan ruangan. Dia masih asik berjalan menyusuri koridor lantai dasar sambil mengamati sekitar, memilih apa-apa saja yang akan dipakai untuk seharian ini. Video bokep “Bangetttt.”Ah rasa dingin yang dihasilkan oleh hujan ini sudah enggak ada artinya lagi buatku. Terjadi kebisuan diantara dentingan jam dinding yang berdetak. Pose-pose yang sangat menawan saat dia melakukan pemotretan, ataupun liukan tubuhnya saat berlenggak lenggok di atas catwalk.Wajahnya selalu berseri-seri, selain karna harus menampakan wajah yang menarik, Sava berseri juga karna senang perolehan point smsnya selalu yang tertinggi dari minggu ke minggu.Ah apa sih yang enggak buat Sava, aku rela menghabiskan lebih dari setengah gajiku hanya untuk mengirim sms dukungan untuknya.




















