Tiap kali dia berkata begitu, dia selalu menyertakannya dengan merendahkan bahu. Nobokep Aku tidak tahu tapi aku teramat jengkel dengan diriku sendiri. Dia menjajakan kantong-kantong plastik hitam itu ke setiap pengendara yang singgah karena lampu merah. Di dekat semak-semak, tak terlalu jauh dari tepi jalan, di tempat yang agak gelap. Seperti biasa, aku berdiri di tempat ini, di dekat tiang nama jalan yang bertuliskan Jalan Merdeka Raya. Beberapa di antara mereka malah lebih menakutkan daripada hantu-hantu yang bergentayangan di rumah-rumah tua. Dingin kota ini makin terasa. Dingin kota ini makin terasa. Dua jam berlalu, baru satu pengendara yang berhasil membeli kantong plastiknya. Polos sekali. “Beli ini, Pak, beli ini, Bu,” kata anak laki-laki itu. Aku tidak mempermasalahkan orang-orang yang sering berjalan dengan lagak, atau orang yang kadang
















