“Okh…?!”. Bahkan Mbak Indri menjanjikan macam-macam agar aku tidak terus menangis. Bokep “Iya, Tante. Dan hanya kami berempat saja yang merayakannya.Perlu diketahui kalau Linda adalah anak tunggal di dalam keluarga ini. Aku benci dengan suaminya. Perhatiannya padaku malah semakin bertambah besar saja. Tapi Linda malah membalasnya dengan sinar mata yang saat itu sangat sulit kuartikan.“Kenapa kau menciumku..?” tanyaku polos. Sambil memandangiku yang masih terbaring dalam keaadaan polos, Linda mengenakan lagi pakaiannya. Tapi aku diam saja, malah menatap wajahnya yang cantik dan begitu dekat sekali dengan wajahku. Aku ingin mengangkatnya, tapi Linda malah menekan dan terus membenamkan wajahku ke tengah dadanya. Tapi aku hanya diam saja, tidak tahu apa yang harus kulakukan. Memang aku seperti anak kecil, menurut saja dibawa ke dalam kamar gadis ini. Dan jarak usia




















