Kubalikan tubuh Anna, sekarang tubuhnya menindih dan tengkurap diatas tubuhku, ia masih begitu lemas merasakan sisa kenikmatan yang baru saja ia alami. Mendapat perlakuan seperti itu Anna semakin mengejang kedua tangannya kini mencengkram erat rambutku yang masih berada di belakangnya. Bokep janji ya!”
“Ya baiklah Mas Rey janji..” entah apa yang kujanjikan yang jelas kesempatan emas untuk bercinta dengan gadis idamanku selama ini tak mungkin aku lewatkan begitu saja. Udah Mas!” mulut Anna terus meracau, berbeda sekali dengan hari biasa yang memang begitu pendiam. “Ayo Ann, kita masuk!” tanpa berkata-kata Anna keluar dari mobil dan berjalan disampingku memasuki sebuah kamar yang tersedia. Jam digital di dashboard mobilku menubjukan pukul 16:24 ketika mobil yang ku bawa memasuki garasi motel yang selanjutnya tertutup rapi setelah mobilku masuk dan berhenti.




















