Ia memperkosaku berkalikali tanpa belas kasihan. Nobokep Sorenya aku sengaja pergi dengan berbagai alasan saat Pak Herman menjemput ibu pulang.Namun meski aku sudah berusaha untuk terus menghindar, peristiwa itu toh terulang lagi. Aku terlalu sayang pada ibu dan biarlah kutanggung sendiri.Kejadian itu bermula ketika aku sedang berada di rumah ibuku (rumah Pak Herman ) mengambil beberapa barang dagangan atas suruhan ibu. Sepeda itu ada di rumah Pak Herman dan adik harus diambil nya sendiri.Tentu saja adikku amat gembira dan ketika Pak Herman menyarankan agar adik tidur di rumahnya, adik setuju dan bahkan ibu dengan senang hati mendorongnya.




















