“Udah ah, aku mandi dulu kita mau ke Diskotik, ikut yuk”“Nggak ah, mending ngelonin Pras dari pada keluar sama si bandot tua”“Tapi sebenarnya kamu menyukainya kan?” godanya.“Iya sih, permainannya itu lho, penuh kejutan”Setelah kubujuk, akhirnya Indri dan Pras setuju untuk menemani ke Diskotik, kamipun pergi tak lama kemudian.Malam itu Diskotik begitu ramai, untunglah JJ cukup dikenal disana hingga tak susah untuk mendapatkan tempat duduk. Bokep Kembali aku dan Tomi melanjutkan tidur berpelukan dengan tubuh masih sama sama telanjang, selimut menyatukan tubuh kami di atas ranjang.Belum lelap tidurku, kembali telepon berbunyi, Tomi mengangkat dan langsung menyerahkan ke aku, dengan mata agak tertutup kuterima juga.




















