Kugesek-gesekkan kaki kiriku ke pangkal pahanya, matanya merem melek tak tahu sudah sampai di mana otaknya yang melayang. Sementaradari kejauhan, kota Magelang sangat gelap, mungkin sudah deras hujannya.Posisi duduk kami di motor sangat romantis, Aku duduk di belakang, tangankananku memegang stang gas, tangan kiriku menggenggam erat tangan kanannya.Tangan kiri Gendhuk memegar stang kiri.Sambil menyanyikan lagu Nothings Gonna Change, kusuruh tangan kanannyaberpegangan pada speedometer. Nobokep Dibeberapa detik berikutnya, tangan kami telah berpegangan. Benih cinta itu kami rasakan sedang berkembangsaat itu. Desahan nafas kamisama-sama memburu bagaikan bernyanyi dengan alam Kedung Kayang yang angkerkeindahannya. Saat kebetulan sampai di sana Enno memang baru menungguku. Kamiberpandangan, lalu berpelukan.Setelah gerimis agak reda, waktu telah menunjukkan pukul lima seperempat.




















